postingan baru
Assalaamualaikum
Assalaamu'alaikum teman-teman semuanya :)
Setelah sebelumnya membahas mengenai tipe data, maka pada kesempatan kali ini -Insya Allah- , kita akan membahas mengenai pseudocode. Pseudocode merupakan cara penulisan algoritma yang menyerupai bahasa pemrograman, namun ditulis dengan bahasa yang sederhana, sehingga lebih mudah untuk dipahami. Pseudocode ditujukan untuk dibaca oleh manusia, bukan mesin.
Baca Juga : Serial Algoritma Dasar #4 : Tipe Data ( Bag.2 -selesai- )
Assalaamu'alaikum warahmatullaah, teman-teman semuanya!
Bagaimana kabar teman-teman semua? Semoga sehat selalu :) Insya Allah pada kesempatan kali ini, kita akan meneruskan pembahasan tipe data pada postingan sebelumnya. Yaitu, mengenai Operator dan Nilai.
Baca Juga : Serial Algoritma Dasar #3 : Tipe Data ( Bag.1 )
Apa yang dimaksud dengan operator? Operator adalah simbol dalam program yang digunakan untuk merubah nilai. Operator sendiri dibagi menjadi 3, yaitu :
Baca Juga : Serial Algoritma Dasar #2 : Bahasa Pemrograman
Assalaamu'alaikum semuanya :D
Bagaimana kabar teman-teman semua? Semoga baik-baik saja. Mungkin teman-teman pernah mendengar yang namanya "bahasa pemrograman", entah di sosmed, youtube, ataupun di internet. Tapi sebenarnya, apa sih yang dimaksud dengan bahasa pemrograman itu? Mudah-mudahan tulisan ini bisa membantu teman-teman semua :)
Baca Juga : Serial Algoritma Dasar #1 : Pengertian Algoritma
Insya Allah, pada serial ini saya akan coba menjelaskan apa yang dimaksud dengan algoritma. :)
Kata Algoritma sendiri berasal dari nama salah seorang matematikawan muslim, yang bernama Muhammad bin Musa Al-Khawarizmi (1). Orang barat mengeja kata tersebut menjadi "algorism", yang kemudian kata tersebut diserap oleh kita menjadi "algoritma".
Adapun pengertiannya, algoritma merupakan suatu urutan dari beberapa langkah logis untuk menyelesaikan masalah. Cara penyajian algoritma ada dua, yaitu:
![]() |
| Contoh Flowchart Sederhana |
Untuk karakterisik dari algoritma itu sendiri, di antaranya :
1. Terbatas (Finiteness), yaitu proses dalam algoritma harus memiliki akhir.
2. Tidak Ambigu (Definiteness), yakni setiap proses yang diuraikan harus jelas dan tidak ambigu.
3. Memiliki Input/Output, setidaknya harus menerima 0/lebih output & menghasilkan 1 output
4. Efektif (Efectiveness), langkah-langkah yang ditampilkan harus efektif & sesederhana mungkin.
Demikian untuk serial pertama kali ini, Terimakasih kepada teman-teman sekalian yang telah menyempatkan waktu untuk membaca tulisan ini. Sampai jumpa di serial algoritma berikutnya!.
*Dirangkum dari Serial Algoritma Dasar di Codepolitan
----------------------------------------1. Muḥammad bin Mūsā al-Khawārizmī (bahasa Arab: محمد بن موسى الخوارزمي) adalah seorang ahli dalam bidang matematika, astronomi, astrologi, dan geografi yang berasal dari Persia. Lahir sekitar tahun 780 di Khwārizm (sekarang Khiva, Uzbekistan) dan wafat sekitar tahun 850 di Baghdad.