Serial Algoritma Dasar #5 : Pseudocode

Serial Algoritma Dasar #5 : Pseudocode

 




Assalaamu'alaikum teman-teman semuanya :)

Setelah sebelumnya membahas mengenai tipe data, maka pada kesempatan kali ini -Insya Allah- , kita akan membahas mengenai pseudocode. Pseudocode merupakan cara penulisan algoritma yang menyerupai bahasa pemrograman, namun ditulis dengan bahasa yang sederhana, sehingga lebih mudah untuk dipahami. Pseudocode ditujukan untuk dibaca oleh manusia, bukan mesin.


Baca Juga : Serial Algoritma Dasar #4 : Tipe Data ( Bag.2 -selesai- )

Struktur Penulisan Pseudocode

Dalam pseudocode, struktur penulisannya dibagi menjadi 3, yaitu :
  1. Bagian Judul, bagian ini diawali dengan kata PROGRAM, kemudian diikuti nama ataupun judul dari algoritma itu sendiri.
  2. Bagian Deklarasi, digunakan untuk mendeklarasikan variabel-variabel apa saja yang akan digunakan di algoritma tersebut.
  3. Bagian Isi, merupakan bagian utama dari jalannya suau algoritma.

Sintaksis

Mengenai gaya penulisannya, karena pseudocode ini bukan merupakan bahasa pemrograman, melainkan sebuah cara untuk menuliskan algoritma agar mudah dipahami. Umumnya, sintaks atau gaya penulisan yang populer digunakan adalah sintaks dari bahasa pemrograman. Contohnya, Pascal, BASIC, Lua, C, C++, dan Java.

Demikian untuk serial algoritma kali ini. Semoga bermanfaat :)
Terimakasih.

Wasalaamu'alaikum warahmatullaah.

Referensi

- Catatan belajar "Serial Algoritma Dasar" dari Codepolitan
Serial Algoritma Dasar #4 : Tipe Data ( Bag. 2 -selesai- )

Serial Algoritma Dasar #4 : Tipe Data ( Bag. 2 -selesai- )




 

Assalaamu'alaikum warahmatullaah, teman-teman semuanya!

Bagaimana kabar teman-teman semua? Semoga sehat selalu :) Insya Allah pada kesempatan kali ini, kita akan meneruskan pembahasan tipe data pada postingan sebelumnya. Yaitu, mengenai Operator dan Nilai.

Baca Juga : Serial Algoritma Dasar #3 : Tipe Data ( Bag.1 )

 

Pengertian Operator

 Apa yang dimaksud dengan operator? Operator adalah simbol dalam program yang digunakan untuk merubah nilai. Operator sendiri dibagi menjadi 3, yaitu : 

  • Operator Aritmatika
  • Operator Logika
  • Operator Relasional

    a. Operator Aritmatika

     Operator Aritmatika adalah operator yang khusus digunakan untuk bilangan bulat dan real, yang diantaranya :
  • + untuk penjumlahan
  • - untuk pengurangan
  • * untuk perkalian
  • / untuk pembagian
  • mod (modulo) untuk sisa bagi
  • div untuk pembagian bilangan bulat

    b. Operator Logika

     Operator logika adalah operator yang digunakan untuk menghubungkan 2 atau lebih nilai dalam variabel dan menghasilkan nilai true/false. Untuk lebih jelasnya bisa dilihat gambar berikut ini.






        c. Operator Relasional

          Merupakan operator yang digunakan untuk membandingkan hubungan (relasi) antara dua variabel. Berikut notasinya : 
  • == Sama dengan
  • != Tidak sama dengan
  • < Lebih kecil dari
  • > Lebih besar dari
  • <= Lebih kecil atau sama dengan
  • >= Lebih besar atau sama dengan

Nilai

    Nilai adalah besaran tipe data yang sudah dikenal. Nilai ini mempresentasikan isi dari suatu variabel maupun konstanta.

Nilai sendiri dapat dimanipulasi dengan cara :
  • Mengisi nilai ke dalam suatu variabel
  • Menulis nilai ke peranti keluaran (output)
  • Diacu dari suatu nama untuk proses perhitungan atau operasi
Nilai juga dapat berupa :
  • Konstanta yang diisi langsung
  • Isi yang disimpan oleh variabel atau konstanta
  • Hasil perhitungan suatu ekspresi/hasil

    Demikian yang bisa dibahas pada kesempatan kali ini. Mudah-mudahan kita dipertemukan kembali dalam serial yang berikutnnya. Semoga bermanfaat :)

Wassalaamu'alaikum warahmatullaah.

Referensi

- Catatan belajar "Serial Algoritma Dasar" dari Codepolitan

Serial Algoritma Dasar #3 : Tipe Data ( Bag. 1 )

Serial Algoritma Dasar #3 : Tipe Data ( Bag. 1 )





Assalaanmu'alaikum semuanya! :D

Bagaimana kabar teman-teman semuanya? Kembali lagi di serial algoritma bagian ketiga. Kali ini kita akan membahas mengenai tipe data. Sebelum lanjut, mari kita tahu terlebih dahulu, apa yang dimaksud dengan variabel.


Pengertian Variabel dan Tipe Data

Variabel merupakan suatu pengenal (identifier) yang digunakan untuk mewakili suatu nilai tertentu di dalam proses program yang nilainya bisa diubah-ubah.

Baik, lalu apa hubungannya dengan tipe data? Jadi, variabel merupakan tempat atau wadah dari suatu tipe data. Sedangkan tipe data merupakan jenis data/nilai yang dapat ditampung dan diolah oleh sebuah variabel :).

Aturan Penulisan Variabel

Dalam menuliskan variabel, ada baiknya kita memperhatikan aturan-aturan berikut ini, yaitu :
  • Nama variabel boleh berupa gabungan huruf, tapi tidak boleh diawali dengan angka.
  • Tidak boleh ada spasi.
  • Tidak boleh ada simbol-simbol, kecuali "_" (underscore).
  • Jumlah karakter bebas, tetapi hanya 32 karakter pertama yang dipakai.

Pembagian Tipe Data

Untuk tipe data sendiri, dibagi menjadi 2, yaitu; tipe data standard (primitif) dan tipe data terstruktur.

Untuk tipe data standard sendiri, diantaranya : 

  1. Tipe data bilangan bulat (integer/int) merupakan tipe data yang terdiri dari bilangan bulat (tidak mengandung pecahan/desimal)[1] contoh : 0, 1, 2, 3, 4, -1, -2, . . . . .
  2. Tipe data bilangan real (float) merupakan tipe data untuk bilangan pecahan, contoh : 0.1, 3.14, -3.4, . . . .
  3. Tipe data karakter (char) adalah tipe data yang hanya bisa diisi satu karakter saja, dan penulisannya harus dalam tanda kutip[2], contoh : a, b, c, x, y, z, . . . .
  4. Tipe data string merupakan tipe data yang digunakan untuk menyimpan barisan karakter [3], contoh : buah, kendaraan, hewan, makanan, minuman, . . . . . 
  5. Tipe data boolean, merupakan tipe data yang hanya mengandung nilai True or False ( 0 atau 1 ) [4]

Yang kedua yaitu, tipe data terstruktur, diantaranya :
  1. Tipe data array, yaitu kumpulan tipe data dengan variabel yang sama dan memiliki indeks.
  2. Tipe data record, yaitu tipe data dengan variabel yang berbeda-beda.
  3. Tipe data file, adalah tipe data yang digunakan untuk menyimpan ataupun mengakses file-file.
  4. Tipe data set, merupakan tipe data yang berisi kumpulan nilai.
  5. Tipe data pointer, yaitu tipe data yang digunakan untuk menyimpan alamat memori.

Demikian serial algoritma kali ini, sampai bertemu lagi dalam serial yang berikutnya. Terimakasih banyak kepada teman-teman yang telah bersedia mengikuti serial ini. Untuk kritik dan sarannya bisa disampaikan melalui kolom komentar. dibawah.


Wassalaamu'alaikum warahmatullaah :)






Serial Algoritma Dasar #2 : Bahasa Pemrograman

Serial Algoritma Dasar #2 : Bahasa Pemrograman




Assalaamu'alaikum semuanya :D

Bagaimana kabar teman-teman semua? Semoga baik-baik saja. Mungkin teman-teman pernah mendengar yang namanya "bahasa pemrograman", entah di sosmed, youtube, ataupun di internet. Tapi sebenarnya, apa sih yang dimaksud dengan bahasa pemrograman itu? Mudah-mudahan tulisan ini bisa membantu teman-teman semua :)

Baca Juga : Serial Algoritma Dasar #1 : Pengertian Algoritma

Pengertian Bahasa Pemrogaman



Bahasa pemrograman adalah sebuah instruksi standar untuk memerintah komputer agar bisa menjalankan suatu perintah atau fungsi tertentu. Adapun fungsinya ialah untuk memerintah komputer untuk mengolah data sesuai dengan yang kita inginkan.
 

Generasi dan Tingkatan Bahasa Pemrograman

Bahasa pemrograman telah berevolusi dari masa ke masa sehingga menghasilkan beberapa generasi, sebagai berikut :

  1. Generasi pertama, merupakan bahasa mesin yang terdiri dari bilangan biner ( berupa angka 0 & 1 ).
  2. Generasi kedua, merupakan bahasa assembly yang terdiri dari kode-kode yang disebut kode mnemonic, seperti ; mov, etx, edx, syn, dll.
  3. Generasi ketiga, yaitu procedural language, seperti; BASIC, C, dan FORTRAN.
  4. Generais keempat, yaitu Structured Query Language (SQL).
  5. Generasi kelima, yaitu bahasa berorientasi objek dan pemrograman web, contoh; Java, PHP, JavaScript Python, Delphi, dll.

Adapun berdasarkan tingkatannya, yaitu : 
  1.  Tingkat Rendah, yaitu bahasamesin yang diprogram kembali dalam bentuk oktal, heksa, dan heksadecimal, yang kemudian diterjemahkan oleh loader.
  2. Tingkat Menengah, yaitu bahasa assembly.
  3. Tingkat Tinggi, contohnya ; C++, Visual Basic, Delphi, Pascal
  4. Bahasa Tingkat Tinggi yang berupa OOP/MVC, contohya : Perl, Python, Java, ASP, dll.

Proses Pembuatan Program

Ada beberapa cara dalam proses pembuatan program, diantaranya : 
  1. Kompilasi, yaitu kode program akan dieksekusi secara keseluruhan, dan akan menghasilkan pesan error apabila terdapat kesalahan. Contoh bahasa yang menggunakan cara ini adalah; C, C++
  2. Interpretasi, yaitu kode program akan dieksekusi per baris, dan apabila terjadi kesalahan, maka proses eksekusi akan berhenti di baris tersebut. Bahasa yang menggunakan teknik ini adalah; Perl, Python, Ruby, dll.
  3. Ke dua-dua nya. Contohnya adalah bahasa Java.
Insya Allah tulisan ini akan selalu di-update kedepannya. Demikian serial algoritma kali ini, sampai bertemu kembali dalam serial berikutnya :D. 

*) Tulisan ini merupakan rangkuman dari 'Belajar Algoritma Dasar" di Codepolitan.


Serial Algoritma Dasar #1 : Pengertian Algoritma

Serial Algoritma Dasar #1 : Pengertian Algoritma





Assalaamu'alaikum teman-teman semuanya ! :D

Insya Allah, pada serial ini saya akan coba menjelaskan apa yang dimaksud dengan algoritma. :)

1.1 Pengertian Algoritma

Kata Algoritma sendiri berasal dari nama salah seorang matematikawan muslim, yang bernama Muhammad bin Musa Al-Khawarizmi (1). Orang barat mengeja kata tersebut menjadi "algorism", yang kemudian kata tersebut diserap oleh kita menjadi "algoritma".

Adapun pengertiannya, algoritma merupakan suatu urutan dari beberapa langkah logis untuk menyelesaikan masalah. Cara penyajian algoritma ada dua, yaitu: 

  • Pseudocode 
  • Flowchart (diagram alir).

Contoh Flowchart Sederhana


1.2 Karakterisik Algoritma

Untuk karakterisik dari algoritma itu sendiri, di antaranya :

1. Terbatas (Finiteness), yaitu proses dalam algoritma harus memiliki akhir.

2. Tidak Ambigu (Definiteness), yakni setiap proses yang diuraikan harus jelas dan tidak ambigu.

3. Memiliki Input/Output, setidaknya harus menerima 0/lebih output & menghasilkan 1 output

4. Efektif (Efectiveness), langkah-langkah yang ditampilkan harus efektif & sesederhana mungkin.


Demikian untuk serial pertama kali ini, Terimakasih kepada teman-teman sekalian yang telah menyempatkan waktu untuk membaca tulisan ini. Sampai jumpa di serial algoritma berikutnya!.

*Dirangkum dari Serial Algoritma Dasar di Codepolitan

----------------------------------------

1. Muḥammad bin Mūsā al-Khawārizmī (bahasa Arabمحمد بن موسى الخوارزمي‎) adalah seorang ahli dalam bidang matematikaastronomiastrologi, dan geografi yang berasal dari Persia. Lahir sekitar tahun 780 di Khwārizm (sekarang Khiva, Uzbekistan) dan wafat sekitar tahun 850 di Baghdad.